• HUTAN RI

    Ilegal Hutan Indonesia

    Warning!
  • bom Terumbu Karang RI

    BOM Terumbu Karang Indonesia

    Warning!
  • Tambang ilegal RI

    Tambang Ilegal Indonesia

    Warning!
  • Senjata API ilegal RI

    Senjata API ilegal di Indonesia

    Warning!

Sabtu, 05 Mei 2012

DEGRADASI MORAL Video Porno Rusak Bangsa

JAKARTA (Suara Karya): Banyak pihak prihatin dengan peredaran video mesum yang diduga dilakukan anggota DPR. Pemeran dan penyebar video tak bermoral tersebut perlu segera diungkap. Ini sebagai bagian dari penegakan UU No 44 Tahun 2008 tentang Pornografi.
Demikian dikemukakan Menteri Agama Suryadharma Ali selaku Ketua Harian Gugus Tugas Penanganan dan Pencegahan Pornografi, dan pengamat politik Lingkar Madani (Lima) untuk Indonesia Ray Rangkuti, secara terpisah di Jakarta, kemarin.
"Tak elok sekali video itu. Terlebih peredarannya kian meluas. Sangat membahayakan masyarakat," ujar Suryadharma Ali usai menghadiri Musyawarah Nasional Hisyab dan Rukyat sebagai penentuan bulan Qomariah di Jakara, Rabu (25/4).
Menurut dia, kejadian ini perlu menjadi perhatian semua kalangan. Hal tersebut menunjukkan krisis dan kerusakan moral sudah semakin parah. Bahkan mengancam generasi penerus.
Dia meminta pihak-pihak terkait bisa secara cepat menuntaskan kasus ini. Pelaku dan pengedar video tersebut pantas terungkap. Tidak lagi menjadi perguncingan masyarakat. "Saya lebih prihatin jika persoalan ini tidak tuntas. Nama-nama yang dianggap terlibat video nakal itu bakal terus menjadi bahan omongan publik. Itu sangat tidak baik," ujarnya.
Ia menyatakan, pemeriksaan terhadap pelaku yang diduga terlibat menjadi kunci terbukanya perkara. Sekaligus meneliti lebih dalam proses peredaran video tersebut. Agar publik dapat memhami persoalan lebih detil. "Pemeriksaan tersebut penting untuk mengakhiri polemik dan memperoleh kepastian apakah pelaku dalam video porno benar anggota DPR yang notabene merupakan wakil rakyat," ujar Suryadharma.
Tak cukup itu saja, dia meminta pihak terkait yang melakukan penyelidikan ini dapat melihat kebenaran perkaranya. Apakah kasus itu merupakan rekayasa, atau memang adegan yang sesungguhnya.
Suryadharma Ali mendukung langkah BK DPR. Sebab, BK DPR adalah institusi formal yang bertugas menjaga disiplin dan integritas anggota DPR. "BK DPR harus menjadi institusi internal yang didepan menjaga nama baik legislatif. Jadi ungkaplah sedalam mungkin," ujarnya.
Ray Rangkuti menilai, kasus video porno yang melibatkan dua anggota DPR sebagai persoalan pribadi yang tidak ada kaitannya dengan jabatan sebagai anggota DPR. Kecuali, bila perbuatan mereka itu menyakiti salah satu keluarga. "Misalnya Arya Bima ini punya istri atau Karolin punya suami, berarti ada yang disakiti, itu baru masalah. Karena moral politik seorang politisi itu diukur dari bagaimana dia melindungi keluarganya," kata Ray kepada Suara Karya.
Meski demikian, kata Ray, DPP partai yang terkait dengan dua anggota DPR ini harus mengambil sikap tegas. Kalau ternyata mereka menyakiti keluarga masing-masing, harus dipecat.

Sementara itu, Parade Nusantara menindak EGM sebagai sekjen. Ini terkait ramainya isu video porno mirip anggota DPR dari PDIP Karolin Margret Natasa. Nama EGM ini disebut politisi PDIP Aria Bima sebagai orang yang mengait-kaitkan dirinya dengan video itu. (Yudhiarma/Kartoyo DS) 
 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar