• HUTAN RI

    Ilegal Hutan Indonesia

    Warning!
  • bom Terumbu Karang RI

    BOM Terumbu Karang Indonesia

    Warning!
  • Tambang ilegal RI

    Tambang Ilegal Indonesia

    Warning!
  • Senjata API ilegal RI

    Senjata API ilegal di Indonesia

    Warning!

Minggu, 18 Maret 2012

Indonesia Miliki Tambang Emas Terbesar Dunia

Indonesia merupakan negara yang kaya akan barang tambang. Secara geografis Indonesia terletak di jalur pegunungan dunia yang membuatnya kaya akan bahan mineral dan logam. Tak mengherankan jika industri pertambangan cukup banyak di Indonesia. Namun tahukah Anda bahwa industri emas terbesar ada di Indonesia?

Tambang Grasberg merupakan tambang emas terbesar di dunia, sekaligus merupakan tambang tembaga terbesar ketiga di dunia. Dalam bahasa Belanda, Grasberg memiliki arti gunung rumput. Nama ini diberikan oleh seorang geolog dari Belanda bernama Jean-Jacquez Dozy. Ia melihat sebuah kelainan dalam wujud tumbuh-tumbuhan yang ada di atas wilayah ini. Hal inilah yang mungkin menengarai adanya potensi tambang di bawahnya. Tambang ini terletak di Kecamatan Tembagapura, Kabupaten Mimika, Propinsi Papua.

Grasberg dimiliki oleh Freeport yang berbasis di AS. Besar saham freeport sebesar 67.3%. Sedangkan sisanya dimiliki oleh Rio Tinto Group, pemerintah Indonesia, dan PT. Indocopper Investama Corporation. Namun operasi Grasberg diserahkan kepada PT Freeport Indonesia yang merupakan anak perusahaan dari Freeport McMoran Copper and Gold. Pembangunan Grasberg menghabiskan 3 miliar dolar AS. Pada 2006, produksinya mencapai 610.800 ton tembaga; 58.474.392 gram emas; dan 174.458.971 gram perak.

Tambang Grasberg terdiri dari tambang terbuka, tambang bawah tanah, serta empat konsentrator. Tambang ini juga memiliki Deep Ore Zone (DOZ) yang merupakan gua tambang bawah tanah terbesar di dunia. Setelah pengeboran selesai pada 1996, diperoleh kepastian bahwa Grasberg mengandung 1.76 miliar ton batuan bijih serta kandungan emas 49 Juta troy ounce. Kandungan emas ini sama dengan setengah dari jumlah emas yang didapat California di masa silam.

Selain tambang Grasberg, di gunung yang sama juga terdapat tambang Ertsberg yang merupakan tambang penghasil tembaga.

Tambang Grasberg memang terletak tidak jauh dari pegunungan Jaya Wijaya, khususnya dekat dengan glasier pegunungan tropis tersebut. Glasier di wilayah tersebut dapat menjadi indikator perubahan iklim di sekitarnya. Sementara itu, pencuraman bukit karena aktivitas tambang, gempa bumi, serta curah hujan yang tinggi dapat menyebabkan longsor yang cukup besar di daerah tambang.

sumber

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar