• HUTAN RI

    Ilegal Hutan Indonesia

    Warning!
  • bom Terumbu Karang RI

    BOM Terumbu Karang Indonesia

    Warning!
  • Tambang ilegal RI

    Tambang Ilegal Indonesia

    Warning!
  • Senjata API ilegal RI

    Senjata API ilegal di Indonesia

    Warning!

Sabtu, 12 Juli 2014

foto-foto warga palestina dibunuh israel



























Reade more >>

foto warga palestina dibunuh israel





















Reade more >>

Foto Hujan Bom di Kota Gaza Palestina


Hujan Bom di Gaza
Hujan Bom di Gaza
Hujan itu rahmat.
Tapi bagaimana jika yang turun itu adalah hujan bom yang mematikan?
Penduduk Gaza, berulangkali mengalami pembantaian oleh Israel. Awal 2009 saja lebih dari 1400 ummat Islam di Gaza yang dibantai Israel melalui bom-bom cluster kimia berfosfor yang dijatuhkan melalui pesawat-pesawat jet tempur Israel.
November 2012 itu berulang kembali. Dalam 8 hari saja, 160 orang lebih tewas di Gaza. Bahkan usai gencatan senjata pun tentara Israel masih membunuh berulangkali.
Bom Fosfor putih hujani Gaza
Bom Fosfor putih hujani Gaza
Israel menggunakan bom-bom kimia yang amat berbahaya seperti bom fosfor. Itu adalah Kejahatan Perang. Tapi Israel kebal hukum dengan dukungan AS.
Israel Hujani Gaza dengan Bom
Israel Hujani Gaza dengan Bom
Foto di atas terjadi Januari 2009. Hujan bom yang dilancarkan Israel menewaskan lebih dari 1400 orang.
Bom Fosfor Putih Israel Hujani Gaza
Bom Fosfor Putih Israel Hujani Gaza
Bom Fosfor Putih Israel Hujani Gaza
Seorang tentara Israel dengan tidak sabar melihat bom-bom yang akan dijatuhkan di kota Gaza:
Tentara Israel Melihat Bom-bom yang akan dijatuhkan di Gaza
Tentara Israel Melihat Bom-bom yang akan dijatuhkan di Gaza
Dokter-dokter Palestina mengangkat mayat anak-anak yang dibunuh Israel. Jika membunuh anak-anak bukan teroris, lalu apa teroris itu?
Anak=anak Palestina yang dibunuh Israel
Anak=anak Palestina yang dibunuh Israel
Hujan bom yang ditebarkan pesawat tempur Israel:
Hujan bom yang ditebarkan pesawat tempur Israel
Hujan bom yang ditebarkan pesawat tempur Israel
Bagaimana Israel sebagai negara dengan senjata tercanggih bantuan AS menganiaya penduduk 1 kota yang nyaris tidak bersenjata:
Bomb rain in Gaza
Bomb rain in Gaza
What do you think?
Bomb rain in Gaza
Bomb rain in Gaza
Kartun Hujan Bom di Kota Gaza:
Reade more >>

[FOTO-FOTO] Bertahan Hidup di Zona Perang Israel-Palestina



INVASI militer Israel di jalur Gaza, Palestina, berdampak buruk bagi masyarakat sipil kedua pihak. Serangan roket yang dilancarkan Israel mengenai rumah-rumah warga dan mengambil nyawa korban sipil termasuk anak-anak dan wanita hamil. Sebaliknya, serangan balasan yang dilancarkan pejuang Hamas dan kelompok Palestina lainnya membuat ketakutan warga sipil Israel.

Situs dailymail juga menyebutkan sejumlah pemuda Palestina menyeret enam orang yang dituduh mata-mata Israel dengan jalan diikat ke sepeda motor, lalu ditarik dengan kondisi badannya terseret di jalan pada Selasa, 20 November 2012.

Kedatangan Hillary Clinton yang bermaksud membahas gencatan senjata, diharapkan dapat membujuk Israel untuk menghentikan invasi militernya di jalur Gaza. Berikut adalah sejumlah foto yang merekam kehidupan masyarakat dari kedua pihak

Sejumlah pemuda Palestina menyeret seorang lelaki yang diduga bekerja sebagai mata-mata untuk Israel

Seorang boch Palestina memegang boneka saat berjalan di tengah puing-puing rumah yanghancur setelah serangan udara Israel, di Rafah, di selatan Jalur Gaza.

Warga Palestina berdoa selama pemakaman Salem Paul Sweliem dalam Gereja Saint Porphyrius diGaza City. Sweliem berada di mobil saat aksi mogok kerja berlangsung, dan ia meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit akibat luka pecahan peluru

Seorang perempuan muslim Palestina memang jasad anaknya yang meninggal

Seorang tentara Israel berdoa di dekat perbatasan Gaza-Israel

Petugas pemadam kebakaran Palestina mencoba untuk memadamkan api setelah serangan udaraIsrael di gedung Bank Islam Nasional di Kota Gaza

Wanita Israel berlindung di tangga setelah ada sinyal sirene peringatan adanya roket yang masukdi kota pantai Ashkelon

source : http://krikilanku.blogspot.com/2012/11/foto-foto-bertahan-hidup-di-zona-perang.html

Reade more >>

Tentara Israel Membunuh Anak-anak untuk Santapan Anjing Pelacak


Sungguh tidak bisa saya menahan air mata membaca kekejian tentara Israel terhadap anak-anak Palestina di jalur Gaza. Kebiadaban mereka tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Foto-foto dan video kekejaman yang menimpa anak-anak Palestina adalah saksi bahwa kebiadaban itu adalah fakta yang tidak terbantahkan.
Tentara Israel membawa anjing pelacak untuk memburu pejuang Hamas. Ketika anjing itu lapar, mereka mencari anak-anak dan menembaki mereka. Mayat anak-anak itu dijadikan makanan bagi anjing-anjing ini. Seperti yang saya kutip dari sini, inilah penggalan berita yang saya baca:
Beberapa hari lalu, di kamp pengungsi Jabaliya, yang terletak di bagian utara Gaza City, tak jauh dari pintu perbatasan Erez, seorang bocah perempuan, Shahd (4 tahun), sedang bermain di halaman belakang rumahnya. Tiba-tiba, tentara Zionis Israel menyerang dan menembak membabi-buta. Bocah gemuk yang lucu itu bersimbah darah.
Melihat anaknya tergeletak di lantai dengan kondisi mengenaskan, kedua orang tuanya buru-buru mengulurkan tangan hendak meraihnya. Tapi, serdadu Israel mengusirnya dengan hujan peluru. Kedua orang tua itu pun meninggalkan tempat itu, sementara anaknya masih tertidur di sana: entah sedang sekarat, entah sudah tewas.
Rupanya tentara Israel yang selalu membawa anjing pelacak saat melakukan serangan darat ke Jalur Gaza, memang punya maksud tertentu dengan tindakannya itu. Jenazah Shahd sengaja dibiarkan tergeletak di halaman terbuka itu untuk (maaf) dijadikan santapan anjing.
”Anjing-anjing itu meninggalkan satu bagian utuh tubuh bayi malang itu,” kata Abu Aukal, dengan air mata berderai, saat menuturkan cerita tragis itu, seperti dikutip islamonline, kemarin.
”Kami melihat pemandangan memilukan selama 18 hari terakhir (agresi Israel). Kami mengangkat mayat anak-anak yang tercabik atau terbakar. Tapi, tak ada yang seperti ini,” kata Abu Aukal.
Berhari-hari saudara Shahd, Matar, dan sepupunya, Muhammad, mencoba meraih tubuh gadis itu, tapi sia-sia. Lagi-lagi, tentara pendudukan Israel menggunakan bahasa tembakan untuk mengusir kedua bocah itu.
Tapi, melihat tubuh Shahd yang terus dicabik anjing dari hari ke hari, Matar dan Muhammad tak tahan. Pada hari kelima, keduanya nekat mendekati tubuh Shahd yang masih tersisa untuk membawanya pulang. Belum lagi keduanya meraih tubuh Shahd, tentara Israel menghujani dengan tembakan. Keduanya tewas.
Bergidik saya membaca kekejaman tentara Israel ini. Saya yang penyayang anak-anak tidak bisa membayangkan kepiluan orangtua Shahd yang melihat mayat anaknya dijadikan santapan anjing. Ya Allah, kenapa masih ada manusia yang sangat biadab seperti itu dimuka bumi ini. Apa salah anak-anak itu sehingga mereka menjadi korban kebiadabn tentara Israel.
Selanjutnya ditulis dalam berita itu,
Apa yang terjadi pada Shahd, kata Zayda, tak bisa digambarkan dengan kata-kata, tidak pula rekayasa kamera. ”Anda tidak akan pernah membayangkan apa yang telah dilakukan anjing-anjing itu kepada tubuh anak tak berdosa itu,” kata pria ini sambil menahan air matanya.
Zayda menambahkan, ”Mereka bukan hanya membunuh anak-anak kami. Mereka juga melakukan tindakan yang sangat keji dan tak berperikemanusiaan.” Sejumlah orang Palestina meyakini apa yang terjadi pada Shahd bukanlah satu-satunya kasus mengerikan yang dilakukan tentara Israel kepada warga Palestina di Gaza.
Sebelumnya, menimpa keluarga Abu Rabu yang sedang mencoba menguburkan tiga anggota keluarganya yang tewas, ketika tentara Israel secara tiba-tiba mencegah acara penguburan itu dengan berondongan peluru. Saat keluarga yang sedang berduka itu menjauh, tentara Israel melepaskan anjing-anjing pelacaknya ke arah tubuh-tubuh itu. Peristiwa ini juga terjadi di Jabaliya.
”Apa yang terjadi ini sangat mengerikan dan tak terbayangkan,” kata Saad Abu Rabu, salah satu anggota keluarga itu. ”Anak-anak kami tewas di depan mata kami, tapi kami bahkan dicegah untuk menguburkan mereka. Orang-orang Israel melepaskan anjing-anjing ke arah tubuh-tubuh mereka, seakan yang mereka lakukan belum cukup,” katanya sambil menangis.
Sekali lagi, saya hanya bisa menangis dan menangis membayangkan tragedi kemanusiaan yang memilukan ini. Semoga Allah SWT menimpakan balasan yang setimpal terhadap kekejian yang dibuat tentara Israel itu.


Reade more >>

Foto-Foto Terbaru Korban Serangan Israel Terhadap Palestina

Inilah foto-foto terbaru korban konflik antara Palestina dengan Israel. Serangan udara yang dilakukan oleh Israel telah menghancurkan kantor dua buah kantor surat kabar yang di juga digunakan oleh jaringan TV Barat. Israel semakin brutal dan membabi buta melakukan serangan udara terhadap wilayah-wilayah Palestina.

Seorang pegawai kesehatan di Gaza melaporkan jumlah korban luka yang di alami oleh warga Palestina mencapai 600 orang, sementara itu korban tewas mencapai 70 orang dan 20 orang di antaranya adalah anak-anak. Korban di fihak Israel tiga orang tewas dan 79 orang lainnya terluka akibat serangan pembelaan yang dilakukan oleh Palestina. Saling serang diantara kedua negara tersebut masih terus terjadi selama 5 hari berturut-turut hingga melumpuhkan kota Gaza.


Gaza pejabat kesehatan melaporkan bahwa jumlah orang yang terluka di sini telah hampir dua kali lipat menjadi 600 pada akhir hari, jumlah korban tewas Palestina naik menjadi 70, termasuk 20 anak-anak. Tiga warga Israel tewas dan sedikitnya 79 terluka akibat tembakan roket terus ke Israel selatan dan sejauh utara Tel Aviv, kota-kota Israel lumpuh oleh serangan roket tanpa henti keluar dari Gaza untuk hari kelima berturut-turut.





















source : http://forum.viva.co.id/internasional/588521-foto-foto-terbaru-korban-serangan-israel-terhadap-palestina.html

Reade more >>

Gaza Darurat Perang, 28 Tewas oleh Invasi Israel


Gaza Darurat Perang, 28 Tewas oleh Invasi Israel
Wilayah Rafah, Jaluar Gaza dibom militer Israel. | (Reuters / Ibraheem Abu Musatafa)
GAZA - Pertempuran kelompok Hamas dan pasukan Israel terus belangsung dan membuat wilayah Jalur Gaza darurat perang. Sebab, Israel sendiri bukannya berhenti menginvasi Jalur Gaza, namun justru menyiapkan 40 ribu pasukan cadangan untuk perang.

Kelompok militan Hamas juga terus mengobarkan perlawanan dengan menembakkan puluhan roket ke arah Israel. Hamas juga menembakkan rudal jarak jauh di sejumlah kota termasuk Yerusalem dan Tel Aviv pada hari Selasa petang kemarin. (Baca: Serang Gaza, Israel Siapkan 40 Ribu Pasukan Cadangan)

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu merespon, dengan menyatakan serangan roket Hamas tidak akan ditoleransi. ”Oleh karena itu saya telah memerintahkan militer untuk secara signifikan memperluas operasi terhadap ‘teroris’ Hamas dan melawan kelompok teroris lain di Gaza,” tulis Associated Press mengutip pernyataan Netanyahu.

"Saya meminta Anda untuk menampilkan kesabaran karena operasi ini bisa memakan waktu,” lanjut Netanyahu.

Sebelumnya, militer Israel mengatakan invasi darat dari daerah kantong sangat mungkin dilakukan, meskipun dilakukan dari jarak yang tidak dekat. Kantor berita Reuters pada Rabu (9/7/2014) melaporkan, militer Israel telah memerintahkan pemboman di berbagai tempat.

Menurut Pasukan Perthanan Israel (IDF), sekitar 1.500 pasukan cadangan Israel telah dikerahkan.”‘Operation Protective Edge’: Sebagai respons untuk Hamas yang terus menembakkan roket. IDF  akan merespon tegas untuk melindungi warga Israel,” tulis IDF dalam akun Twitter-nya. ”Hamas tidak akan aman jika terus mengancam kehidupan warga sipil Israel,” lanjut IDF.

Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Palestina, Mufeel al-Hasayneh, mengatakan 50 rumah hancur akibat invasi Israel Selasa kemarin. Selain itu, 1.700 rumah lainnya rusak sebagian.

Sedangkan petugas medis Palestina melaporkan setidaknya 28 tewas, termasuk enam tewas dalam sebuah serangan udara yang meratakan sebuah gedung apartemen di Gaza selatan.

Invasi Israel juga memicu kepanikan. Sekitar 150 warga juga dilaporkan  terluka. Invasi Israel kali ini disebut sebagai invasi paling mematikan di Jalur Gaza sejak 2012


Reade more >>